Hermanto Karokaro, S.Th. MA
Semua mahluk di dunia ini
membutuhkan kasih. Konon,
menurut penelitian seekor binatang menjadi marah dan ganas karena merasa
terancam, namun seganas-ganasnya seekor binatang dapat menjadi jinak jika
sibinatang tersebut merasa dikasihi.
Setangkai kembang dapat bertumbuh dan menghasilkan bunga-bunga yang indah jika si tukang kebun dalam memelihara kembang
di penuhi dengan cinta dan kasih.
Sepertinya pernyataan ini agak berlebihan, tetapi itulah kekuatan sebuah
tindakan kasih.
Kalau
mahluk seperti binatang dan Tumbuhan saja begitu membutuhkan tindakan kasih,
apalagi manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling mulia. Kasih begitu penting
dalam kehidupan manusia, itu sebabnya kalau kita menyimak apa yang dikatakan
Tuhan Yesus, bahwa di dunia ini hanya ada dua hukum yang terutama. Matius 22: 37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah
Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
segenap akal budimu. Matius 22:39 Dan
hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia
seperti dirimu sendiri.
Bila kita
melihat kehidupan masyarakat pada
akhir-akhir ini, kasih itu menjadi sebuah barang yang sulit kita temukan. Anak
membunuh ayahnya, istri memutilasi suami, guru mencabuli murid, dll. Semua
tindakan tersebut tidak disebabkan oleh
faktor tunggal, namun kalau kita telusuri lebih dalam, maka kita akan
menemukan akarnya bahwa sipelaku hatinya sudah tidak ada lagi kasih. Yang ada
hanya hawa nafsu, kemarahan dan
kebincian. Sekarang pertanyaannya ? Bagaimana supaya kasih itu bisa ada dalam
hidup kita dan kita bisa melakukannya ?
1. Manusia sudah jatuh kedalam dosa/ kehilangan kasih
Allah
Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan
telah kehilangan kemuliaan Allah,
Ketika manusia jatuh kedalam dosa maka kasih Allah pun hilang
dari manusia. Bukti yang nyata adalah ketika Kain (kakak) membunuh Habel
(adik). Kasih yang tinggal hanya kasih
yang bersyarat. Dalam bahasa Yunani disebutkan ada 4 jenis kasih manusia.
a.
Eros
- kasih yang berkaitan dengan seksualitas
b.
Philia
– kasih yang berkaitan dengan kesenangan (kasih anak kecil terhadap eskrim)
c.
Stroge
– kasih yang berkaitan dengan hubungan darah (kasih ayah ke pada anak)
d.
Agaphe
– kasih yang tidak bersyarat
Langkah awal bisa mengasihi dengan kasih yang tidak
bersyarat adalah, Menerima Kasih Allah (agaphe).
a. Yohanes 4:13 Jawab Yesus kepadanya:
"Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi 4:14 tetapi barangsiapa
minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.
Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam
dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
b. Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah
akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya
setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang
kekal.
b.
2. Orang yang sudah punya kasih Allah mengapa terkadang, sulit juga mengasihi
orang lain ?
a.
Belum sungguh mengalami kasih Allah
(Agaphe) - belum lahir baru
-
Yohanes 3:5
Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak
dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan
Allah
b.
Hidupnya
masih fokus bagi diri sendiri
-
Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain
jika focus hidup kita bukan pada
Kristus.
II
Korintus 12:15 Karena itu aku suka
mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku
sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?
Semakin kita mengasihi orang lain seiring
dengan itu kita akan semakin dikasih.
Sebuah fenomena, banyak orang Kristen katanya
dekat dengan Tuhan, bahkan bisa mendengar suara Tuhan. Tetapi tetangganya dia tidak perhatikan, pembantunya diperlakukan kasar, dll
Kasih dibutuhkan oleh semua orang, Tuhan pun mengajar kita bahwa hukum yang utama dari ajaran kekristenan adalah kasih. Karena itu, mari kita lebih lagi menabur kasih itu sehingga suasana disekitar kita menjadi lebih baik. Ingat, orang yang dengan tulus membagikan kasihnya akan Tuhan tambahkan terus, sehingga dia tidak akan pernah kekurangan kasih.
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar