Minggu, 15 Juli 2012

MENGASIHI


Hermanto Karokaro, S.Th. MA

Semua mahluk di dunia ini membutuhkan  kasih.  Konon,   menurut  penelitian  seekor binatang  menjadi marah dan ganas karena merasa terancam, namun seganas-ganasnya seekor binatang dapat menjadi jinak jika sibinatang tersebut merasa dikasihi.  Setangkai kembang dapat bertumbuh dan menghasilkan bunga-bunga yang indah  jika si tukang kebun dalam memelihara kembang di penuhi dengan cinta dan kasih.  Sepertinya pernyataan ini agak berlebihan, tetapi itulah kekuatan sebuah tindakan kasih. 
Kalau mahluk seperti binatang dan Tumbuhan saja begitu membutuhkan tindakan kasih, apalagi manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling mulia. Kasih begitu penting dalam kehidupan manusia, itu sebabnya kalau kita menyimak apa yang dikatakan Tuhan Yesus, bahwa di dunia ini hanya ada dua hukum yang terutama.   Matius  22: 37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius  22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.  

Bila kita melihat  kehidupan masyarakat pada akhir-akhir ini, kasih itu menjadi sebuah barang yang sulit kita temukan. Anak membunuh ayahnya, istri memutilasi suami, guru mencabuli murid, dll. Semua tindakan tersebut tidak disebabkan oleh  faktor tunggal, namun kalau kita telusuri lebih dalam, maka kita akan menemukan akarnya bahwa sipelaku hatinya sudah tidak ada lagi kasih. Yang ada hanya hawa nafsu,  kemarahan dan kebincian. Sekarang pertanyaannya ? Bagaimana supaya kasih itu bisa ada dalam hidup kita dan kita bisa melakukannya ?


1.      Manusia sudah jatuh kedalam dosa/ kehilangan kasih Allah

Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Ketika manusia  jatuh kedalam dosa maka kasih Allah pun hilang dari manusia. Bukti yang nyata adalah ketika Kain (kakak) membunuh Habel (adik).  Kasih yang tinggal hanya kasih yang bersyarat. Dalam bahasa Yunani disebutkan ada 4 jenis kasih manusia.

a.       Eros - kasih yang berkaitan dengan seksualitas
b.      Philia – kasih yang berkaitan dengan kesenangan (kasih anak kecil terhadap eskrim)
c.       Stroge – kasih yang berkaitan dengan hubungan darah (kasih ayah ke pada anak)
d.      Agaphe – kasih yang tidak bersyarat

Langkah awal bisa mengasihi dengan kasih yang tidak bersyarat adalah, Menerima Kasih Allah (agaphe).
a.      Yohanes 4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.

b.      Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
b.

2.    Orang yang sudah punya kasih  Allah mengapa terkadang, sulit juga mengasihi orang lain ?

a.       Belum sungguh mengalami kasih Allah (Agaphe)  - belum lahir baru
-          Yohanes 3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah

b.      Hidupnya  masih fokus bagi diri sendiri
-          Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain jika focus hidup kita  bukan pada Kristus.

II Korintus  12:15 Karena itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?

Semakin kita mengasihi orang lain seiring dengan itu kita akan semakin dikasih.

Sebuah fenomena, banyak orang Kristen katanya dekat dengan Tuhan, bahkan bisa mendengar suara Tuhan. Tetapi tetangganya  dia tidak perhatikan, pembantunya  diperlakukan kasar, dll

Kesimpulan:

Kasih dibutuhkan oleh semua orang, Tuhan pun mengajar kita bahwa hukum yang utama dari ajaran kekristenan adalah kasih. Karena itu, mari kita lebih lagi menabur kasih itu  sehingga suasana disekitar kita menjadi lebih baik. Ingat, orang yang dengan tulus membagikan kasihnya  akan Tuhan tambahkan terus, sehingga dia tidak akan pernah kekurangan kasih.
Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar